Hallyu Wave berkembang pesat di Indonesia, bermunculnya fandom-fandom K-Pop di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fanship terhadap positive psychosocial outcomes: happiness, self-esteem dan social connectedness berdasarkan teori identitas sosial pada K-Popers di Indonesia. Subjek pada penelitian ini sebanyak 486 penggemar K-Pop yang berada di Indonesia. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Fanship Scale (Reysen (2010), Self-Esteem Scale (Rosenberg, 1965), Oxford Happiness Quesionnaire (Argyle & Hills, 2002), dan Social Connectedness Scale-Revised (Lee, Draper, Lee, 2001). Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yakni analisis regresi sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1). Fanship terhadap happiness pada penggemar K-Pop di Indonesia memiliki pengaruh dengan arah yang postif dengan nilai kontribusi sebesar 17,7%. 2). Fanship terhadap self-esteem pada penggemar K-Pop di Indonesia memiliki pengaruh arah yang negatif dengan nilai kontribusi sebesar 1,7%. 3). Fanship terhadap social connectedness pada penggemar K-Pop di Indonesia memiliki pengaruh arah yang positif dengan nilai kontribusi sebesar 11,4%.
Copyrights © 2022