Kecemasan dapat terjadi pada siapa saja termasuk pada warga binaan yang menjelang bebas di Lapas. Hal ini terkait akan kekhawatiran pekerjaan, kondisi ekonomi serta keluarganya sehingga menimbulkan kecemasan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kecemasan menjelang bebas pada narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Makassar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan penggunaan analisis wawancara dengan aplikasi Boris. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan Teknik wawancara dan observasi. Penelitian ini dilakukan terhadap tiga orang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan kelas I Makassar yang akan menjelang bebas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kecemasan pada narapidana sehingga ketiga aspek terpenuhi, narapidana mengalami kesulitan tidur ketika menjelang bebas sudah dekat, selain itu narapidana juga merasakan emosi yang membuatnya melakukan keributan dengan temannya karena pemikiran mengenai keluarga dan kondisi ekonomi serta stigma buruk yang mereka dapatkan harus mereka terima karena perbuatannya, rasa stress akan masa hukuman yang lama dan pemikiran yang belum pasti membuatnya tidak tenang.
Copyrights © 2023