Penelitian ini bertujuan untuk memahami, menganalisis, dan menafsirkan mengenai gambaran dan makna ritual Nyepi yang dilaksanakan oleh umat Hindu di Kecamatan Angkona Desa Solo secara turun-temurun setiap setahun sekali. Secara problematik pertanyaan penelitian ini mempunyai implikasi bersifat fungsional dan bersifat kualitatif. Untuk mengumpulkan data di lapangan, penelitian ini menggunakan metode observasi partisipasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rangkaian upacara yang dilaksanakan pada Hari Raya Nyepi oleh umat Hindu di Kecamatan Angkona Desa Solo merupakan upacara inisiasi yang di selenggarakan menjelang pergantian tahun Caka. Dalam konteks ini, pelaksanaan Nyepi sebagai rangkaian Hari Raya Nyepi bermakna untuk mengendalikan diri melalui pelaksanaan ritual catur brata penyepian. Puncaknya pada pelaksanaan Nyepi ini, umat Hindu melakukan shamadi dan memuja Ida Sang Hyang Widi Wasu untuk memohon ilham-ilham dan petunjuk-petunjuk-Nya dalam upaya mengarungi lembaran hidup baru di tahun Caka yang baru. Sementara itu, Hari Ngembak Geni yang di rayakan sehari setelah hari Nyepi mengandung makna sangat mendalam, yaitu untuk mewujudkan suasana kebersamaan dan kemanusiaan yang menjadi simbol kehidupan selaras, seimbang, dan harmonis yang didambakan.
Copyrights © 2024