Kemandirian remaja cenderung menjadi salah satu masalah bagi orang tua. Penelitian ini bertujuan melihat gambaran kemandirian Remaja di Kota Makassar. Sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 428 siswa SMA di Kota Makassar, dengan rentang usia 12-20 tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan mengunakan skala kemandirian. Teknik pengambilan data menggunakan pendekatan non probability sampling dengan desain purposive sampling. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif dan dianalisis secara deskriptif menggunakan JASP versi 0.18.3. Hasil analisis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kemandirian remaja siswa SMA di Kota Makassar berada pada kategori sedang. Hal ini menunjukkan bahwa emotional autonomy, behavioral autonomy, dan value autonomy pada remaja di Kota Makassar cenderung stabil, namun tentu saja dapat ditingkatkan dengan berbagai program pemberdayaan.
Copyrights © 2024