Penelitian yang dilaksanakan di Kampung Nias Tabing, Kota Padang Provinsi Sumatera Barat ini bertujuan untuk mendalami dinamika keberadaan etnis Nias di wilayah Minangkabau, yang merupakan salah satu contoh keberagaman etnik di Indonesia. Fokus utama penelitian ini adalah memahami bagaimana interaksi sosial antara etnis Nias dan masyarakat Minangkabau memengaruhi identitas budaya, pemeliharaan adat dan tradisi, agama, serta perkembangan sosial ekonomi etnis Nias. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data didapatkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etnis Nias di Minangkabau telah mengalami proses asimilasi dari waktu ke waktu hingga memiliki transformasi budaya yang unik, di mana mereka mempertahankan warisan budaya asli Nias sambil berintegrasi dengan budaya lokal Minangkabau. Dan hal tersebut telah mengalami banyak proses penyesuaian dengan masyarakat setempat. Interaksi sosial antara kedua kelompok etnis ini saling memainkan peranan dalam proses adaptasi dan perubahan budaya. Pentingnya pemeliharaan identitas budaya Nias di tengah masyarakat Minangkabau tercermin dalam upaya mereka untuk melestarikan tradisi adat, agama, dan kebiasaan. Meskipun menghadapi berbagai tantangan, seperti modernisasi dan globalisasi, etnis Nias Padang mampu menjaga keberlanjutan warisan budaya mereka dengan kreativitas dan proses adaptasi yang panjang. Dengan memahami dinamika ini, penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih dalam tentang pluralitas budaya di Indonesia, sebagai tambahan referensi, sekaligus memberikan kontribusi bagi kebijakan yang mendukung keberagaman etnik dan pemeliharaan identitas budaya dalam masyarakat multikultural.Kata kunci: asimilasi, budaya, etnis nias, minangkabau
Copyrights © 2024