Phubbing merupakan tindakan mengesampingkan individu di sekitar dalam konteks sosial karena fokus perhatian yang intens pada smartphone, yang mengakibatkan kurangnya perhatian terhadap komunikasi dan lingkungan sekitar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai sejauh mana intensitas Phubbing mempengaruhi kualitas komunikasi interpersonal di kalangan santri. Pendekatan penelitian ini bersifat kuantitatif dan digunakan untuk mengevaluasi pengaruh variabel intensitas Phubbing terhadap variabel komunikasi interpersonal. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh, di mana penelitian ini melibatkan seluruh santri sebagai responden, dengan total responden sebanyak 89 santri. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala Likert, di mana setiap pertanyaan memiliki skor tersendiri. Data yang diperoleh kemudian diolah melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji linieritas, dan uji heterokedasitas. Hasil penelitian, setelah diuji dengan analisis regresi sederhana, menunjukkan bahwa signifikansi (sig) sebesar 0,001 (p<0,05), mengindikasikan bahwa intensitas Phubbing memiliki pengaruh terhadap kualitas komunikasi santri. Fenomena ini disebabkan oleh tingginya aktivitas Phubbing, yang membuat sulit terjalinnya komunikasi interpersonal, sehingga mengakibatkan penurunan kualitas komunikasi.
Copyrights © 2024