Topik mengenai menstruasi masih menjadi hal yang tabu untuk dibicarakan di sekolah dasar, hal tersebut membuat siswa menjadi cemas, khawatir dan gelisah ketika mendapati menstruasi untuk pertama kalinya. Adapun solusi yang diberikan adalah pendidikan pra pubertas terutama persiapan menghadapi menstruasi pertama. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kesehatan pra pubertas kepada siswa sekolah dasar. Kegiatan ini diikuti oleh 40 siswa/siswi dengan menggunakan metode STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, Mathematics). Evaluasi kegiatan dengan diberikan kuesioner untuk mengukur pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan materi pembelajaran. Penelitian menggunakan uji statistik dengan hasil pre test dan post test dan menggunakan uji beda dua sampel berpasangan didapatkan hasil rata-rata sebelum diberikan edukasi 33,00 dan rata-rata setelah diberikan edukasi 70,00. Hasil korelasi Uji T diperoleh korelasi sebesar 0,844 yang menunjukkan hasil pre test dan post test memiliki hubungan. Berdasarkan hasil tersebut bahwa pembelajaran yang sudah diberikan memiliki dampak peningkatan pengetahuan pada anak sekolah dasar usia pra pubertas. Diharapkan metode pembelajaran yang saya gunakan dapat dijadikan referensi dalam kegiatan belajar mengajar serta pihak sekolah dapat memberikan pembelajaran kesehatan reproduksi usia pra pubertas secara continue agar pengetahuan terkait kesehatan reproduksi anak usia pra pubertas merata.
Copyrights © 2024