Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan kemampuan strategi coping yang adaptif dan mengurangi kemampuan strategi coping yang maladaptif pada remaja di panti asuhan. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan analisis statistik deskriptif terhadap enam orang remaja yang berusia 16-18 tahun. Waktu penelitian dimulai pada bulan Februari hingga Mei 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi life skills education dapat membantu meningkatkan kemampuan strategi coping adaptif dan mampu mengurangi kemampuan strategi coping maladaptif pada remaja di panti asuhan. Sebagian besar partisipan juga terlihat mampu untuk mengikuti rangkaian intervensi dengan kooperatif dan merasa bahwa banyak informasi baru yang didapatkan setelah mengikuti intervensi. Jika membandingkan mean skor pada ketiga dimensi, dimensi emotion-focused coping memiliki mean skor tertinggi, kemudian diikuti dengan mean skor pada dimensi problem-focused coping, dan mean skor terendah adalah avoidance coping. Secara kualitatif, seluruh partisipan menyatakan bahwa materi-materi yang disampaikan dalam program intervensi memberikan banyak manfaat dan informasi baru yang akan coba diterapkan pada kehidupan sehari-hari. Selain itu, partisipan juga menyatakan bahwa melalui intervensi ini, mereka dapat lebih mengenali diri sendiri dan menyadari cara mereka dalam menghadapi masalah.
Copyrights © 2024