Tinjauan literatur ini menelaah secara mendalam bagaimana ayah dan ibu memberikan input bahasa saat membaca buku bersama anak menggunakan metode dialogic reading (DR), yang diketahui berperan besar dalam mendorong perkembangan bahasa. Metode DR sendiri telah terbukti mendukung kemampuan bahasa reseptif dan ekspresif anak, sekaligus memperkaya keterampilan sosial-kognitif mereka di kemudian hari. Melalui pencarian literatur pada database Scopus dan Web of Science yang mengadopsi pedoman PRISMA, sebanyak 613 artikel disaring secara ketat, hingga akhirnya 19 studi terpilih memenuhi kriteria analisis, termasuk artikel peer-review berbahasa Inggris yang berfokus pada DR untuk anak usia 0-10 tahun. Temuan utama menunjukkan adanya perbedaan pendekatan antara ayah dan ibu dalam berinteraksi, yaitu ibu umumnya memilih kosakata konkret dan pertanyaan langsung yang mudah dipahami, sementara ayah cenderung memperkenalkan kata-kata yang lebih jarang serta menggunakan pertanyaan terbuka yang dapat memicu pemikiran kritis anak. Kedua pendekatan ini, walaupun berbeda, dapat saling melengkapi, sehingga dapat mendukung perkembangan bahasa anak yang lebih optimal. Tinjauan ini diharapkan menjadi panduan yang bermanfaat bagi orang tua untuk memaksimalkan manfaat DR, menciptakan interaksi yang kaya dan bermakna sejak dini.
Copyrights © 2024