Pacar Ketinggalan Kereta (1989) merupakan film layar lebar terakhir dari sutradara Teguh Karya. Diadaptasi dari novel Kawinnya Juminten dan Martubi karya Arswendo Atmowiloto, film ini bercerita tentang dinamika kehidupan dua keluarga yang dibumbui kisah percintaan, kecemburuan, dan sedikit kelucuan. Tidak hanya bersandar pada tokoh-tokoh dan konflik dalam ceritanya, film ini juga memanfaatkan peran musik secara spesifik dalam bentuk penampilan musical number yang identik dengan genre musikal. Namun, apakah peran musik yang demikian sudah dapat menguatkan posisi film ini sebagai sebuah film ber-genre musikal? Artikel ini akan berusaha memberi definisi terhadap genre musikal pada umumnya, lalu membaca film Pacar Ketinggalan Kereta dengan definisi tersebut supaya dapat menyimpulkan apakah film ini dapat dikategorikan ke dalam genre musikal atau tidak.
Copyrights © 2013