Kampus Mengajar (KM) adalah bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan siswa di sekolah, serta mempersiapkan mahasiswa untuk mengasah pengetahuan dan pengalaman mereka, dan memberikan dampak positif terhadap kemajuan dunia pendidikan, terutama di daerah. Dalam penelitian ini, penulis membahas bagaimana proses komunikasi interpersonal antara mahasiswa Kampus Mengajar angkatan 7 Tahun 2024 dengan siswa dan guru di sekolah tempat mereka ditempatkan, yaitu di SDN Gunung 01 Pagi, Jakarta Selatan. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara menggunakan teori Komunikasi Interpersonal Joseph A. DeVito yang terdiri dari tahapan keterbukaan, empati, dukungan, sikap positif, dan kesetaraan. Hasil akhir dari penelitian ini menunjukkan bahwa pola komunikasi siswa mengalami kekakuan, yang terlihat pada tahapan keterbukaan dan sikap positif dalam berkomunikasi, terutama terhadap guru.
Copyrights © 2024