Dental Journal (Majalah Kedokteran Gigi)
Vol. 45 No. 1 (2012): March 2012

Relationship between salivary fluor concentration and caries index in 12–15 years old children

Vidyana Pratiwi (Internship, Faculty of Dentistry, Universitas Padjadjaran)
Dudi Aripin (Department of Conservative Dentistry, Faculty of Dentistry, Universitas Padjadjaran)
Ame Suciati Setiawan (Department of Oral Biology, Faculty of Dentistry, Universitas Padjadjaran)



Article Info

Publish Date
01 Mar 2012

Abstract

Background: Dental caries is a bacterial infection leading to dissolution and localized damage of hard tissues. The assessment of caries risk is based on several caries indicators including clinical conditions (DMF-T index), environment (fluor), and general health. Purpose: The objective of this study was to assess the relationship between salivary fluor concentration and caries index in children aging 12–15 years old at SMP Negeri 2 PTPN VIII Pangalengan. Methods: This study is an observational analytical study using crosssectional approach and is conducted in a field trial manner. The study sample consists of 80 students in the age of 12 to 15 years old at SMP Negeri 2 PTPN VIII selected through Probability Sampling manner using simple random sampling method. Results: The result of this study shows a DMF-T index of 4.32 and salivary fluor concentration mean of 0.018. Pearson Product Moment correlation test shows that there is a weak correlation between salivary fluor concentration and DMF-T index. Conclusion: It is concluded that the salivary fluor concentration has an insignificant correlation with the DMF-T index since the fluor concentration in saliva is very low.Latar belakang: Karies gigi adalah penyakit infeksi bakteri yang berakibat pada disolusi dan kerusakan terlokalisasi jaringan keras. Penilaian risiko karies berdasarkan atas beberapa indikator karies yaitu kondisi klinis (indeks DMF-T), lingkungan (fluor), dan kesehatan umum. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsentrasi fluor yang terdapat dalam saliva dengan indeks karies pada anak usia 12-15 tahun di SMP Negeri 2 PTPN VIII Pangalengan. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan di lapangan. Sampel penelitian sebanyak 80 orang siswasiswi usia 12–15 tahun di SMP Negeri 2 PTPN VIII Pangalengan yang dipilih secara Probability Sampling dengan metode simple random sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan indeks DMF-T 4,32 dan rerata konsentrasi fluor dalam saliva sebesar 0,018. Tes korelasi Pearson Product Moment menunjukkan hubungan yang tidak kuat antara konsentrasi fluor dalam saliva dengan indeks DMF-T. Kesimpulan: Dapat disimpulkan konsentrasi fluor dalam saliva mempunyai hubungan dengan indeks DMF-T tetapi tidak signifikan dikarenakan nilai konsentrasi fluor dalam saliva yang sangat rendah.

Copyrights © 2012






Journal Info

Abbrev

MKG

Publisher

Subject

Dentistry

Description

The Dental Journal (Majalah Kedokteran Gigi) (e-ISSN:2442-9740; p-ISSN:1978-3728) is published by the Faculty of Dental Medicine, Universitas Airlangga. Its diciplinary focus is dental science and dental hygiene. The Dental Journal (Majalah Kedokteran Gigi) is published in English on a quarterly ...