Depresi pada siswa menjadi masalah yang serius karena dapat mempengaruhi berbagai aspek kehidupan mereka, seperti kontrol emosi, pola tidur, dan semangat hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi tingkat depresi pada siswa Pondok Pesantren Al-Musyafa' melalui penerapan layanan konseling individu dengan pendekatan cognitive behavior therapy. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif dan teknik purposive sampling untuk memilih 5 siswa kelas X sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum dilakukan intervensi, siswa menunjukkan tingkat depresi yang sangat tinggi. Namun, setelah diberikan layanan konseling dengan pendekatan cognitive behavior therapy, terdapat penurunan signifikan dalam skor depresi, yang menandakan efektivitas metode ini. Peningkatan signifikan juga terlihat dalam aspek emosi dan motivasi siswa, yang berdampak positif pada kehidupan sekolah mereka. Selain itu, faktor lingkungan juga ditemukan berpengaruh terhadap tingkat depresi siswa. Kesimpulannya, penerapan konseling individu dengan pendekatan cognitive behavior therapy secara signifikan mampu mengurangi depresi dan meningkatkan kesejahteraan mental siswa di Pondok Pesantren Al-Musyafa'
Copyrights © 2024