Hasil wawancara guru kimia dan observasi yang dilakukan di SMAN 1 Pancung Soal didapatkan data dari pengisian angket 63,4% peserta didik kesulitan untuk dapat memahami konsep abstrak tentang materi asam basa. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis tingkat efektivitas LKPD asam basa berbasis PBL terintegrasi etnosains terhadap hasil belajar peserta didik. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dalam bentuk nonequivalent control group design. Populasi terdiri dari semua peserta didik Fase F SMAN 1 Pancung Soal tahun ajar 2023/2024 dan pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian berupa tes dalam bentuk pilihan ganda yang memiliki validitas, daya pembeda, reliabilitas dan indeks kesukaran dengan kriteria soal baik. Tingkat efektivitas LKPD berbasis PBL diketahui melalui uji n-gain. Hasil analisis nilai n-gain sebesar 0,78 menyatakan bahwa LKPD asam basa berbasis PBL terintegrasi etnosains efektif terhadap hasil belajar dengan kriteria tinggi sehingga LKPD ini efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. LKPD asam basa berbasis PBL terintegrasi etnosains tidak hanya menekankan pada pembelajaran teori kimia, tetapi juga menghubungkannya dengan nilai-nilai budaya setempat sehingga membuat pembelajaran menjadi kontekstual dan bermakna. Hal ini dikarenakan kearifan lokal yang dimuat dalam LKPD bermanfaat untuk menekankan penerapan konsep serta penemuan ilmiah terkait kebudayaan setempat pembelajaran, sehingga integrasi etnosains dan pengetahuan kebudayaan lokal dalam LKPD berbasis PBL berperan penting dalam meningkatkan kualitas pemahaman peserta didik.
Copyrights © 2024