Kanker serviks merupakan salah satu dari kanker yang paling banyak dialami perempuan di Indonesia. Kanker serviks disebabkan oleh infeksi HPV. Infeksi HPV dapat persisten pada beberapa orang yang memiliki faktor risiko seperti usia lanjut, multiparitas, dan tingkat pendidikan rendah. Kanker serviks pada tahap awal terjadi tanpa gejala sehingga sering terdiagnosis pada stadium lanjut. Pengobatan kanker serviks yang direkomendasikan untuk kanker serviks stadium lanjut adalah kemoradiasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor risiko penderita kanker serviks yang menjalani kemoradiasi di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda periode 2021-2022 berdasarkan usia, paritas, dan tingkat pendidikan. Desain penelitian cross-sectional menggunakan 116 data rekam medis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <35 tahun (usia risiko rendah) 3,4%, ≥35 tahun (usia risiko tinggi) 96,6%; primipara 37,1%, multiparitas 62,9%; tingkat pendidikan rendah 57,8%, tingkat pendidikan menengah 36,2%, dan tingkat pendidikan tinggi 6%. Dapat disimpulkan bahwa gambaran faktor risiko pada penderita kanker serviks yang menjalani kemoradiasi di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda periode 2021-2022 paling banyak adalah ≥35 tahun, multiparitas, dan tingkat pendidikan rendah.
Copyrights © 2024