Penyakit Hiperglikemia memliki masalah kronis yang dikenal sebagai diabetes melitus. Kondisi ini disebabkan oleh ketidakmampuan pankreas untuk menghasilkan insulin atau ketidakmampuan individu untuk memanfaatkannya. Resistensi insulin menyebabkan komplikasi mikrovaskuler seperti Nefropati diabetik. Keadaan tersebut berdampak pada terganggunya filtrasi glomerulus dan penurunan fungsi ginjal berupa kenaikan kadar kreatinin dan ureum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kadar kreatinin pada pasien diabetes melitus tipe II di RSUD A.W Sjahranie Samarinda pada periode 2021-2023. Penelitian ini bersifat deskriptif memerlukan data sekunder yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Sampel sebanyak 94 pasien diperoleh berdasarkan data pasien. Peningkatan kadar kretinin pada Penderita DM berdasarkan variabel jenis kelamin lebih banyak terjadi laki-laki sebanyak 44 orang (46%), berdasarkan usia, kelompok usia 56-65 tahun mendominasi dengan jumlah 29 orang (31%). sedangkan berdasarkan data lama menderita tidak tersedia di rekam medik sebanyak 70 orang (87%). Penderita disarankan untuk berolahraga, melakukan tes kesehatan, seperti fungsi ginjal dan menjalani gaya hidup yang sehat guna mempertahankan kadar gluoksa tetap optimal.
Copyrights © 2024