Era bonus demografi menjadi suatu peluang sekaligus tantangan bagi bangsa Indonesia. Hal tersebut dikarenakan oleh era bonus demografi yang akan menjadi bencana manakala sumber daya yang tersedia yaitu warga negara dengan usia produktif tidak memiliki kemampuan atau kesempatan yang memadai, sehingga yang terjadi hanya akan menjadi pengangguran. Dengan adanya ekstrakurikuler berupa praktek secara langsung berwirausaha, maka peserta didik akan merasa lebih memahami dan dapat mengaktualisasikan apa yang diajarkan pada praktek pembelajaran di sekolah sebagai praktek dalam kehidupan sehari-hari, sehingga kemandirian peserta didik sebagai warga negara muda dapat tercapai baik ketika peserta didik telah lulus dan terjun ke masyarakat bahkan hingga saat ini ketika masih bersekolah. Penelitian ini akan lebih berfokus pada bagaimana desain ideal pengelolaan kemampuan bisnis daring dan pemasaran peserta didik sehingga menumbuhkan kreatifitas dan daya juang untuk mau mencoba dan berproses sebagai seorang enterprenheur di SMKS Katolik Kefamenanu Kabupaten Timor Tengah Utara. Riset ini dikembangkan dengan metode penelitian pengembangan (R&D) dengan tahapan yang terdiri atas survei terhadap subjek penelitian, pembangunan dan pengembangan produk, pengujian dan revisi dalam rangka mencapai hasil yang diharapkan. dampak kegiatan kewirausahaan terhadap keterlibatan sipil siswa dan pengembangan komunitas penelitian ini menemukan bahwa siswa yang berpartisipasi dalam kegiatan kewirausahaan terlibat aktif dalam komunitas mereka melalui sukarela, advokasi, dan aktivisme sosial. Perbandingan sikap dan perilaku siswa sebelum dan setelah berpartisipasi dalam kegiatan kewirausahaan mengungkapkan pergeseran signifikan menuju kesadaran sosial yang lebih besar dan keinginan untuk memberikan dampak positif di dunia.
Copyrights © 2024