AbstrakArtikel ini bertujuan untuk memahami bagaimana kapasitas dan kompetensi pemandu wisata ditingkatkan. Masalah dan peluang yang terjadi pada saat proses pemanduan diidentifikasi. Pengembangan kapasitas kepemanduan wisata jika diimplementasikan dengan baik dapat menghasilkan pemandu wisata yang professional dan akan berdampak pada kualitas pelayanan. Kajian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan data primer dan sekunder. Data primer didapatkan dari hasil wawancara dengan pemandu wisata pada organisasi pemandu. Sementara data sekunder diperoleh dari literatur pada penelitian-penelitian sebelumnya. Hasil kajian ini mengungkapkan bahwa pemandu wisata perlu untuk memiliki strategi dalam meningkatkan kapasitas kepemanduannya. Penelitian ini berimplikasi pada strategi yang perlu dilakukan oleh Tour Operator untuk meningkatkan kualitas pelayanan aktivitas perjalanan wisata.Keywords: pemandu wisata, profesionalisme, kapasitas, kompetensi AbstractThis article aims to understand how the capacity and competence of tour guides are improved. Problems and opportunities that occurred during the guidance process were identified. Tourism guidance capacity development, if implemented properly, can produce professional tour guides and will have an impact on service quality. This study uses a descriptive qualitative method using primary and secondary data. Primary data was obtained from the results of interviews with tour guides at tour guide organizations. Meanwhile, secondary data was obtained from the literature in previous studies. The results of this study reveal that tour guides need to have a strategy in increasing their guiding capacity. This research has implications for the strategies that need to be carried out by Tour Operators to improve the quality of tourism travel services.Keywords: tour guide, professionalism, capacity, competence
Copyrights © 2023