Kecemasan merupakan salah satu gangguan mental yang paling umum dialami oleh orang lanjut usia. Tingkat ganguan kecemasan yang dialami pada lansia yang tinggal di panti werdha lebih tinggi dibandingkan lansia yang tinggal dengan keluarganya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Relaksasi Otot Progresif (ROP) terhadap kecemasan. Metode penilitian ini menggunakan one groub pre test-post test without control, pada penelitian ini peneliti tidak menggunakan kelompok control dengan jumlah responden 8 lansia. Lansia diberikan intervensi berupa terapi Relaksasi Otot Progresif (ROP) selama ± 30 menit. Hasil dari penelitian ini didapatkan tingkat kecemasan ringan dari 2 responden (25.0%) menjadi 5 reponden (62.5%) dan kecemasan sedang dari 6 responden menurun menjadi 3 responden (37.5%). Serta didapatkan nilai P Value
Copyrights © 2025