Sampah rumah tangga adalah limbah yang bersifat padat terdiri dari zat organik dan zat anorganik yang dianggap tidak berguna lagi dan harus dikelola agar tidak membahayakan lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mengelola limbah organik. Kegiatan ini dilaksanakan di RT 4 dan RT 8 Dusun Karangjambe, Banguntapan, Daerah Istimewa Yogyakarta. Diketahui bahwa Dusun Karangjambe RT 4 dan RT 8 baru memiliki bank sampah TPS 3R, tetapi tim pengelola dan masyarakat belum terampil mengelola limbah menjadi produk yang lebih bermanfaat. Metode yang digunakan dalam penyuluhan dan pelatihan ini yaitu tahap persiapan, penyusunan rencana, tahap pelaksanaan, dan evaluasi. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test yang telah dilakukan, disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan dan pe latihan pembuatan ember tumpuk secara signifikan p < 0,05. Dengan kegiatan ini, dapat meningkatkan wawasan masyarakat terhadap pengelolaan barang bekas yang dapat menampung air seperti ember dan galon menjadi barang yang lebih bermanfaat, yaitu dengan dijadikan sebagai komposter skala ember tumpuk.
Copyrights © 2024