Anggita, Dila
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Cair Organik Menggunakan Ember Tumpuk di RT 4 dan 8 Dusun Karangjambe Banguntapan Hidayat, Muhammad Syamsu; Anggita, Dila; Solikhah, Dina Putri; Handayani, Tika Sri; Selegani, Ferdinan; Nuramelia, Yulianti; Ianto, Sadam Alfian Galang
Mohuyula : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mohuyula.3.2.41-45.2024

Abstract

Sampah rumah tangga adalah limbah yang bersifat padat terdiri dari zat organik dan zat anorganik yang dianggap tidak berguna lagi dan harus dikelola agar tidak membahayakan lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mengelola limbah organik. Kegiatan ini dilaksanakan di RT 4 dan RT 8 Dusun Karangjambe, Banguntapan, Daerah Istimewa Yogyakarta. Diketahui bahwa Dusun Karangjambe RT 4 dan RT 8 baru memiliki bank sampah TPS 3R, tetapi tim pengelola dan masyarakat belum terampil mengelola limbah menjadi produk yang lebih bermanfaat. Metode yang digunakan dalam penyuluhan dan pelatihan ini yaitu tahap persiapan, penyusunan rencana, tahap pelaksanaan, dan evaluasi. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test yang telah dilakukan, disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan dan pe latihan pembuatan ember tumpuk secara signifikan p < 0,05. Dengan kegiatan ini, dapat meningkatkan wawasan masyarakat terhadap pengelolaan barang bekas yang dapat menampung air seperti ember dan galon menjadi barang yang lebih bermanfaat, yaitu dengan dijadikan sebagai komposter skala ember tumpuk.
Balancing International Legal Obligations, Human Rights, and National Interests: Indonesia’s Response to Rohingya Refugees in Aceh Asphianto, Aan; Jaya, Belardo Prasetya Mega; Wicaksono, Agung Satrio; Ashady, Suheflihusnaini; Weku, Robert Lengkong; Anggita, Dila; Risyawan, Alief
LAW REFORM Vol 22, No 1 (2026)
Publisher : PROGRAM STUDI MAGISTER ILMU HUKUM FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/lr.v22i1.73197

Abstract

The principle of non-refoulement in international law obliges states to refrain from returning refugees to places where they face persecution. Indonesia, as a state that upholds human rights, has applied this principle in receiving Rohingya refugees who are displaced from their country of origin. Nevertheless, its implementation encounters tensions between international obligations, national interests, and human rights considerations. This study aims to examine how international law influences Indonesia’s response to the Rohingya refugee situation and to analyze the government’s stance in balancing these competing interests. A mixed-method approach is employed, combining empirical research through focus group discussions and interviews with normative analysis of primary and secondary legal materials. The findings indicate that, despite not ratifying the 1951 Refugee Convention, Indonesia continues to adhere to the non-refoulement principle. However, regulatory improvements are necessary, particularly regarding Presidential Regulation No. 125 of 2016, to ensure fulfillment of refugees’ basic rights and adequate financial support, especially in Aceh. In conclusion, Indonesia must adopt prudent legal reforms to strengthen legal certainty, protect refugee rights, and balance international, national, and humanitarian interests effectively. Such measures will also enhance coordination among institutions, improve policy implementation, and promote sustainable humanitarian governance in addressing future refugee challenges comprehensively nationwide.