Permasalahan dalam penelitian ini terletak pada gambaran kondisi keuangan perusahaan yang ditunjukkan melalui pengukuran nilai perusahaan. Namun, informasi yang terdapat dalam laporan keuangan memerlukan audit untuk memastikan apakah informasi tersebut mencerminkan kondisi perusahaan yang sebenarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas audit dan masa audit (audit tenure) terhadap manajemen laba dan nilai perusahaan, pengaruh manajemen laba terhadap nilai perusahaan, serta peran manajemen laba sebagai mediator antara kualitas audit dan nilai perusahaan. Objek penelitian adalah perusahaan real estate dan properti yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2017-2021. Populasi penelitian mencakup 52 perusahaan real estate dan properti yang terdaftar di BEI pada periode tersebut. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, dengan kriteria perusahaan yang konsisten terdaftar dalam sub sektor properti dan real estate, menyajikan laporan keuangan dalam mata uang Rupiah, dan tidak pernah mengalami suspend. Berdasarkan kriteria ini, diperoleh 46 perusahaan sebagai sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui metode dokumentasi, dan analisis dilakukan menggunakan teknik path analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas audit dan masa audit (audit tenure) tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap manajemen laba. Namun, kualitas audit memiliki pengaruh positif terhadap nilai perusahaan, sedangkan manajemen laba berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan. Sementara itu, masa audit (audit tenure) tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan.
Copyrights © 2024