Remaja yang seharusnya menjadi agen perubahan bagi bangsa kini menghadapi risiko perilaku yang dapat mengancam masa depan mereka, salah satunya adalah perkawinan anak di bawah umur atau pernikahan dini. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menganalisis pelaksanaan Program Kependudukan, Keluarga, dan Pembangunan Keluarga melalui pendekatan Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) di Kota Probolinggo, dalam rangka menekan angka perkawinan anak. Program PUP berperan penting dalam memberikan pemahaman kepada remaja mengenai kesiapan fisik, mental, emosional, pendidikan, sosial, dan ekonomi sebelum mereka memasuki kehidupan berkeluarga. Program ini juga membantu melindungi remaja dari risiko kesehatan reproduksi remaja, seperti Triad KRR, serta membangun kesadaran mengenai perencanaan keluarga yang bertanggung jawab. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini menunjukkan bahwa program PUP efektif dalam mengedukasi dan mendorong remaja untuk mempertimbangkan berbagai aspek sebelum menikah, yang pada akhirnya berdampak pada penurunan angka perkawinan dini di Kota Probolinggo.
Copyrights © 2024