Indonesia terletak pada wilayah yang rawan terjadi bencana geologi seperti letusan gunung api, gempa bumi, tanah longsor, serta bencana geologi lainnya. Akibat yang timbul tidak hanya korban jiwa, namun juga kerugian ekonomi dan sosial. Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral berusaha menjawab permasalahan tersebut melalui pengembangan layanan E-Government dalam memberikan layanan informasi kebencanaan melalui Multiplatform Application for Geohazard Mitigation and Assesment Indonesia (MAGMA Indonesia) yang diharapkan mampu meminimalisir dampak yang timbul dari bencana geologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi E-Government melalui elemen support, capacity, dan value. Penelitan ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data sekunder berdasarkan laporan-laporan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, serta beberapa pemberitaan dari media. MAGMA Indonesia telah memenuhi elemen seperti dukungan dari pemerintah baik dari segi sumber daya dan infrastruktur, serta manfaat berupa integrasi data kebencanaan antar instansi pemangku kepentingan, layanan informasi data kebencanaan yang lebih mudah diakses dan interaktif, meskipun masih diperlukan kolaborasi yang lebih aktif dengan pemerintah daerah serta sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih mengoptimalkan nilai dari MAGMA Indonesia. Kata Kunci: E-Government, Mitigasi Bencana, Peningkatan Layanan
Copyrights © 2024