Daun mangga arumanis, lemon dan buah cabe jawa adalah tanaman lokal Indonesiayang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat serta memiliki potensi sebagai agenpenurun tekanan darah. Namun, potensi ini perlu didukung oleh bukti ilmiah yangmencakup uji keamanan dan efektivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasiefek antihipertensi dan toksisitas akut dari campuran daun mangga arumanis, lemondan cabe jawa (MLC). Tikus diinduksi hipertensi selama 21 hari menggunakanprednison (1,5 mg/kgBB) dan natrium klorida (2%). Hewan dikelompokkan menjaditujuh kelompok: kontrol normal, kontrol negatif (Na CMC 0,05%), kontrol positif I(Captopril 0,45 mg/200 gBB), kontrol positif II (ramuan jamu 14,4 mg/200 gBB), sertatiga kelompok MCL dengan dosis berbeda: MLC I (6 mg:10 mg:4,2 mg/200 gBB), MLCII (3 mg:5 mg:2,1 mg/200 gBB), dan MLC III (12 mg:10 mg:4,2 mg/200 gBB). Tekanandarah diukur setiap 7 hari selama 35 hari menggunakan CODA® Blood Pressure,mencakup parameter utama tekanan darah sistolik dan diastolik serta parameterpendukung seperti Mean Arterial Pressure (MAP) dan Heart Rate (HR). Uji toksisitasakut dilakukan dengan metode fixed dose yang dimodifikasi menggunakan pemberianMLC dengan perbandingan formula 1:1 dosis 300 mg/kgBB dan 2000 mg/kgBB. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa formula MLC memiliki efek signifikan dalammenurunkan tekanan darah. Selain itu, nilai LD50 formula MLC berada di atas 2000mg/kgBB, yang dikategorikan sebagai tidak toksik. Hasil penelitian menunjukkanpotensi formula MLC sebagai kandidat agen antihipertensi yang aman dan efektif.
Copyrights © 2024