Dewasa madya, sering disebut sebagai usia lanjut, menghadapi beragam tantangan, termasuk perubahan fisik seperti kehilangan kekuatan, penurunan daya ingat, dan risiko penyakit. Di Indonesia, terdapat sekitar 157.053.112 orang dalam kelompok umur produktif, yang pada akhirnya akan memasuki fase ini. Tantangan emosional juga muncul, seperti kurangnya penghargaan dari keluarga atau masyarakat. Sebagian orang dewasa madya mengambil langkah antisipatif dengan belajar memahami dan menerima perubahan yang datang seiring pertambahan usia. Bimbingan, terutama dalam aspek keagamaan, menjadi krusial untuk membantu mereka menghadapi krisis di masa tua. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan literatur sistematis ini menyoroti pentingnya meningkatkan kesadaran agama melalui Pendidikan Agama Kristen (PAK) sebagai solusi. Simatupang dan timnya menegaskan bahwa pendidikan keagamaan berfungsi membentuk manusia bertakwa, berakhlak mulia, menjaga kedamaian, serta mempersiapkan individu menjadi bagian masyarakat yang mengerti dan menerapkan prinsip-prinsip agama atau berkompeten dalam bidangnya.
Copyrights © 2024