Penelitian dilakukan pada usaha Perabotan Alam Jaya Padang. permasalahan yang sering terjadi pada pekerja adalah posisi yang tidak ergonomis, sehingga menimbulkan keluhan musculoskeletal (MSDs). Berdasarkan hasil observasi, operator sering mengalami keluhan pada proses perakitan, pemotongan, dan pengamplasan diakarenakan operator sering melakukan gerakan berulang kali seperti kegiatan membungkuk sehingga menyebabkan terjadinya musculoskeletal. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode PLIBEL untuk mengetahui faktor terjadinya risiko musculoskeletal disorders pada pekerja. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang dilakukan dengan membagikan kuisioner PLIBEL secara langsung ke pekerja. Didapatkan stasiun kerja yang memiliki resiko cidera paling tinggi pada masing-masing stasiun kerja yaitu yang pertama stasiun perakitan dengan hasil 75% dan 71%, stasiun pemotongan dengan hasil sebesar 76% dan 77%, dan pada bagian stasiun kerja pengamplasan dengan hasil 75% dan 82%.
Copyrights © 2024