Artikel ini mengkaji pentingnya adab murid terhadap guru dalam perspektif pendididkan Islam yang akhir-akhir ini dinilai semakin menurun. Tujuan Penelitian ini untuk memberikan pemahaman kepada murid, bahwa adab lebih penting dari ilmu. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif berupa studi kepustakaan dengan menelaah buku-buku, kitab-kitab klasik dan kandungan al-Qur’an yang ada kaitannya dengan pembahasan ini. Hasil penelitian ditemukan bahwa adab tidak hanya mencakup penghormatan eksternal, tetapi juga mencerminkan sikap internal yang memengaruhi pembentukan karakter, spiritualitas, dan intelektualitas murid. Berdasarkan analisis terhadap Surah Al-Kahfi (ayat 65-70), Surah An-Nahl (ayat 43), dan Surah Al-Hujurat (ayat 12), dijelaskan beberapa prinsip penting seperti sikap hormat, kesabaran, meminta izin kepada guru, mengakui keilmuan guru, bersungguh-sungguh dalam belajar, serta menghindari prasangka buruk. Prinsip-prinsip ini relevan dalam pendidikan modern untuk menciptakan hubungan harmonis antara murid dan guru, sehingga mendukung proses pembelajaran yang efektif dan bermakna. Penelitian ini menyoroti bahwa adab terhadap guru tidak hanya berfungsi sebagai tata krama, tetapi juga sebagai cara untuk menjaga nilai-nilai luhur dalam menghadapi tantangan zaman.
Copyrights © 2024