Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam mengenai qira’at yang terdapat di dalam penafsiran al-Zamakhshari dalam kitab tafsir al-Kashshaf. Pada beberapa tempat al-Zamakhshari menafsirkan ayat al-Qur’an menggunakan qira’at, meskipun tidak semua qira’at memberi pengaruh terhadap makna al-Qur’an, akan tetapi ada juga qira’at yang merubah makna dari al-Qur’an. Salah satu penyebab adanya perubahan qira’at ialah sab’atu ahruf. Penelitian ini bertujuan untuk melihat implikasi qira’at dalam penafsiran tafsir al-kashshaf melalui sab’atu ahruf pendapat Imam Abu al-Fadhl al-Razi pada tujuh unsur, diantaranya ialah qira’at pada isim, qira’at pada tashrif al-‘afal, qira’at pada i‘rab, qira’at pada al-naqs wa al-ziyadah, qira’at pada taqdim wa al-ta’khir, qira’at pada ibdal dan qira’at pada lahjah atau dialek. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan dan analisis qira’at pada penafsiran al-Zamakhshari dalam kitab tafsir al-Kashshaf. Menganalisis implikasi qira’at dalam penafsiran tafsir al-kashshaf pada tujuh unsur tersebut, dapat melihat sejauh mana qira’at memberi pengaruh terhadap penafsiran al-Zamakhshari dalam memaknai al-Qur’an.
Copyrights © 2024