Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan kolaborasi dapat diterapkan di berbagai tingkatan, termasuk di bidang organisasi dan pendidikan. Di dalam organisasi, kolaborasi begitu penting karena karyawan tidak dapat bekerja sendiri-sendiri untuk mencapai tujuan organisasi. Pemimpin dalam organisasi tersebut harus mampu membentuk sebuah tim solid yang bisa diandalkan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui budaya kolaborasi sebagai cara untuk mengembangkan kreativitas guru dalam mengajar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang dilakukan oleh penulis menggunakan metode wawancara ini bertujuan untuk mendapatkan penguatan terkait pentingnya kolaborasi sebagai salah satu cara untuk dapat meningkatkan kreativitas guru. Wawancara yang dilakukan terhadap lima informan berfokus pada lima hal penting yaitu terkait pemahaman informan tentang kolaborasi, cara menumbuhkan budaya kolaborasi, bentuk kreativitas dalam mengajar yang muncul dengan adanya budaya kolaborasi serta tantangan-tantangan yang dihadapi dalam membangun budaya kolaborasi. Dari lima data utama tersebut dapat disimpulkan bahwa budaya kolaborasi bisa menjadi cara untuk meningkatkan kreativitas guru khususnya dalam mengajar. Segala upaya perlu diperjuangkan agar kolaborasi mampu menjadi budaya di sebuah sekolah. Bentuk-bentuk kolaborasi yang bermacam-macam akan memperkaya guru dari segi ide, strategi, pemilihan lingkungan belajar serta cara penyelesaian suatu masalah di kelas. Oleh karena itu, budaya kolaborasi ini perlu dipublikasikan secara lebih sehingga semakin banyak sekolah menjadikan kolaborasi sebagai budaya positif.
Copyrights © 2024