Pembelajaran dalam dunia pendidikan senantiasa berkembang sejalan dengan perkembangan media yang beragam. Penggunaan media dapat mendukung untuk terciptanya proses pembelajaran yang baik. Kahoot menjadi salah satu pilihan media yang dapat digunakan oleh guru. Interaksi antara guru dan siswa juga penting dalam mendukung pembelajaran. Media yang tepat dapat mendukung tercapainya tujuan pembelajaran yang diharapkan dan meningkatkan motivasi siswa. Penggunaan media Kahoot oleh guru dan siswa penting untuk dikaji lebih dalam. Penelitian ini secara khusus mengkaji lebih dalam mengenai pemanfaatan Kahoot dalam proses pembelajaran. Penekanan dalam penelitian ini terkait antara interaksi guru dan siswa lewat media pembelajaran Kahoot. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pemanfaatan Kahoot sebagai media pembelajaran dengan pengalaman pembelajaran siswa. Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara. Instrumen yang digunakan adalah pedoman wawancara. Sumber data berasal dari informan guru dan siswa. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Dan analisis kualitatif menggunakan model Miles & Huberman. Hasil menunjukkan ada 4 aspek yang disorot, yaitu: 1) impresi, 2) motivasi, 3) partisipasi, dan 4) pemahaman materi. Impresi yang ada menunjukkan hal yang baik. Tingkat motivasi siswa meningkat. Partisipasi dalam pembelajaran juga tinggi. Namun dalam pemahaman materi, tidak semua jenis materi pelajaran dan mata pelajaran cocok menggunakan Kahoot.
Copyrights © 2024