Persaingan ketat dalam dunia pendidikan mendorong lembaga pendidikan untuk berinovasi dan memberikan layanan berkualitas berbasis ide kreatif agar tetap kompetitif. Citra positif lembaga menjadi faktor penentu daya saing dan harus dikomunikasikan secara efektif kepada calon peserta didik. Pendidikan yang mengintegrasikan kearifan lokal tidak hanya memberikan ilmu pengetahuan, tetapi juga memperkuat identitas budaya dan warisan lokal. Penelitian ini menganalisis strategi manajemen pencitraan sekolah berbasis kearifan lokal dalam meningkatkan penerimaan peserta didik baru di Ponpes Darul Ulum Lombok Tengah. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang humas, serta wakil kepala sekolah bidang kesiswaan sebagai narasumber utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencitraan dilakukan dengan meningkatkan kualitas sekolah sesuai ekspektasi masyarakat, memperkuat kepercayaan melalui ekstrakurikuler berbasis budaya lokal, dan melestarikan nilai budaya sebagai identitas sekolah. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi pencitraan berbasis kearifan lokal berkontribusi signifikan dalam meningkatkan daya tarik sekolah dan jumlah peserta didik baru.
Copyrights © 2024