Titrasi adalah teknik analisis kuantitatif yang berperan penting dalam berbagai aspek farmasi, termasuk kontrol kualitas dan evaluasi kandungan senyawa aktif dalam produk farmasi. Dalam beberapa dekade terakhir, metode titrimetri telah mengalami perkembangan signifikan untuk meningkatkan akurasi, presisi, dan efisiensi analisis. Review ini mencakup berbagai metode titrasi yang digunakan untuk analisis kimia, farmasi, dan klinis. Metode yang dikaji meliputi titrasi kompleksometri, argentometri tanpa indikator, isothermal titration calorimetry (ITC), asam-basa (alkalimetri), titrasi berbasis ionofor, dan beberapa teknik modern seperti titrimetri-UV-spektrofotometri. Fokus utama dari review ini adalah membandingkan efektivitas metode-metode tersebut dalam mendukung kebutuhan industri farmasi yang terus berkembang. Hasil analisis menunjukkan bahwa setiap metode memiliki keunggulan dan keterbatasan tergantung pada aplikasi spesifiknya. Metode konvensional menawarkan kesederhanaan dan keandalan, sementara teknik inovatif seperti titrasi otomatis dan mikro-titrasi memberikan efisiensi waktu dan akurasi yang lebih tinggi. Selain itu, tren terbaru mengarah pada penggunaan teknologi berbasis sensor dan automasi untuk meningkatkan reproducibility hasil analisis. Dengan demikian, review ini memberikan wawasan komprehensif tentang aplikasi dan perkembangan metode titrasi dalam bidang farmasi, serta rekomendasi untuk implementasi di masa depan.
Copyrights © 2024