Obat analgesik, yang digunakan untuk mengurangi rasa sakit, memegang peranan penting dalam terapi medis. Penentuan kadar obat analgesik dalam sediaan farmasi sangat penting untuk memastikan dosis yang tepat dan keamanan penggunaan. Salah satu metode analisis yang efektif untuk penentuan kadar obat analgesik adalah Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (HPLC). HPLC menawarkan akurasi tinggi, sensitivitas, dan kemampuan untuk memisahkan senyawa dalam sampel kompleks, membuatnya ideal untuk analisis obat analgesik. Metode ini memungkinkan deteksi yang tepat terhadap komponen aktif dalam obat, seperti parasetamol, ibuprofen, atau morfin, dengan berbagai parameter validasi yang dapat menjamin kualitas hasil, seperti akurasi, linearitas, presisi, serta batas deteksi dan kuantifikasi yang rendah. Penggunaan HPLC dalam analisis obat analgesik membantu dalam pengembangan formulasi yang lebih efektif, serta menjamin pengawasan kualitas dan keamanan produk obat di pasar. Hasil dari HPLC merujuk pada data yang diperoleh dari proses pemisahan dan analisis komponen dalam sampel berdasarkan interaksi antara fase diam dan fase gerak. Output utama dari HPLC adalah kromatogram, yang menunjukkan waktu retensi untuk setiap senyawa dalam sampel.
Copyrights © 2024