Daging ayam dalam proses pemasarannya dari produsen menuju konsumen ditentukan oleh penggunaan saluran pemasaran yang melibatkan berbagai lembaga. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui margin pemasaran dan efisiensi pemasaran karkas ayam pedaging di pasar tradisional yang ada di Kota Palu. Penelitian ini telah dilaksanakan di Pasar Masomba dan Pasar Inpres Manonda pada tanggal 10 Mei - 23 Juli 2021. Responden adalah pedagang ayam pedaging yang telah berdagang minimal selama 5 tahun sebanyak 50 orang. Penelitian ini menerapkan metode survei. Populasi penelitian meliputi seluruh pedagang ayam yang berada di pasar Masomba dan Inpres Manonda. Sampel diambil secara keseluruhan, Penentuan responden menggunakan cara Purposive. Data dianalisis menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai margin pemasaran di pasar Masomba pada pedagang pengumpul sebesar Rp 4.191/ekor dan pedagang pengecer dengan besaran Rp 8.959/ekor. Margin pemasaran di pasar Inpres Manonda pada pedagang pengumpul sebesar Rp 2.056/ekor dan pedagang pengecer sebesar Rp 6.057/ekor. Nilai efisiensi pemasaran di Pasar Masomba sebesar 5,82% dan di Pasar Inpres Manonda sebesar 14,06%.
Copyrights © 2024