Masyarakat di Desa Sukaramai Pak-pak Bharat banyak yang menggunakan air pegunungan sebagai air bersih, air minum dan keperluan rumah tangga yang terlihat keruh, berwarna kemungkinan mengandung logam misalnya logam Pb dan Cd. Jika melebihi batas dapat menyebabkan gangguan kesehatan diantaranya mengganggu pertumbuhan, perilaku dan karakteristik morfologi berbagai organisme akuatik. Untuk itu, perlu dilakukan uji kadar kandungan Pb dan Cd yang terdapat dalam air peggunungan digunakan penduduk daerah tersebut. Tujuan penelitian untuk mengetahui kadar Pb dan Cd didalam air yang digunakan penduduk tersebut. Penetapan kadar Pb dan Cd dalam sampel air di desa tersebut dilakukan secara Spektofotometri Serapan Atom (SSA), yang sebelumnya terlebih dahulu didestruksi dengan asam nitrat. Sebelum dilakukan penetapan kadar, diawali dengan uji identifikasi dengan beberapa reaksi kimia untuk memastikan adanya kandungan Pb dan Cd dalam sampel Hasil penelitian menunjukan bahwa semua sampel yang diuji mengandung Pb dan Cd. Semua sampel mengandung logam Pb dan Cd yang tidak memenuhi syarat yaitu kandungan Pb melebihi 0,05 mg/l dan Cd melebihi 0,005 mg/l. Dengan demikian air yang digunakan masyarakat sebagai air bersih dan keperluan rumah tangga tidak boleh digunakan sebelum dilakukan pengolahan dan penyaringan sebelum dikomsumsi.
Copyrights © 2024