Kepatuhan dan Kualitas Hidup merupakan peran penting dalam pengendalian TB Paru serta mempengaruhi Tingkat kesembuhan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi dampak dari hubungan kepatuhan pasien dengan kualitas hidup. Metode penelitian ini bersifat deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional dan dengan sample 47 responden. Pengukuran kepatuhan pasien menggunakan kuisoner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8 )sementara kualitas hidup diukur dengan kuisoner WHO Quality Of Life-Bref (WHOQOL-BREF) Uji statistic yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepatuhan memiliki pengaruh signifikansi terhadap kualitas hidup ,analisis bivariant menunjukkkan bahwa kepatuhan dengan kualitas hidup memiliki hubungan P(0.02 0.05). Dalam konteks ini terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan pengobatan terhadap kualitas hidup, jika seorang pasien patuh dalam pengobatanya maka kualitas hidup pasien tersebut akan meningkatpula, sebaliknya jika pasien kurang patuhdalam pengobatan maka akan menurunkan kualitas hidup pasien. Saran penelitian ini agar kader kesehatan di lingkungan Puskesmas dapat lebih aktif dalam memberikan edukasi tentang pentingnya kepatuhan minum obat pasien TB Paru.
Copyrights © 2024