Infeksi adalah suatu penyakit dimana bakteri patogen masuk ke dalam tubuh dan berkembang biak sehingga menimbulkan penyakit. Bakteri patogen Staphylococcus aureus bisa menyebabkan infeksi pneumonia yang terjadi karena peradangan pada alveoli. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan kandidat obat dari 68 senyawa daun kelor sebagai antibakteri S. aureus. Metode yang diujikan meliputi skrining toksisitas, farmakokinetik, drug scan, penambatan molekul, visualisasi docking, serta simulasi molekuler dinamik secara in silico. Hasil toksisitas dan farmakokinetik dengan menggunakan web server PkCSM terdapat 8 senyawa yang lolos dan memenuhi kriteria. Hasil penambatan molekul dengan menggunakan PyRx nilai binding energy yang rendah yaitu -8.02 dan -6.19 masing-masing pada senyawa genistein dan benzylamine, dapat dibuktikan dengan simulasi molekuler dinamik selama 100 ns menggunakan Desmond yang berinteraksi dengan sisi aktif terhadap reseptor inhibitor benzamide pada residu asam amino Gln 192, Leu 209, Gly 227, Asn 243, Val 310, serta memiliki interaksi yang stabil pada waktu 66-100 ns. Hasil ini menunjukkan bahwa genistein menunjukkan potensi antibakteri yang lebih unggul dibandingkan linezolid dan bisa menjadi agen antibakteri yang menjanjikan melawan S. aureus.
Copyrights © 2024