Kursi belajar adalah fasilitas sekolah yang berpengaruh terhadap postur tubuh anak. Postur tubuh akan bekerja secara alami jika menggunakan kursi yang ergonomis. Sebaliknya, kursi yang tidak ergonomis cenderung akan menyebabkan keluhan musculoskeletal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengurangi resiko kesehatan dengan merancang suatu kursi belajar Bernama Erkidz yang ergonomis dan ramah anak. Metode perancangan menggabungkan metode Pahl Beitz dan Ergonomic Function Deployment (EFD) sehingga didapatkan desain kursi yang sesuai tujuan. Rancangan ini ditujukan untuk anak usia 9-11 tahun sehingga dilakukan pengukuran Antropometri anak kelas 3 dan 4 SD yang dilaksanakan di SDN 1 Kalirejo. Hasil dari prototype kursi Erkidz akan diuji ke anak-anak kembali untuk menganalisa keberhasilan rancangan. Dari penelitian yang dilakukan didapatkan hasil bahwa pada kondisi saat ini jenis kursi yang digunakan memiliki ukuran tidak seragam setiap kelasnya, sehingga seringkali ukuran kursi tidak sesuai dengan pengguna (siswa). Beberapa siswa duduk dengan kaki menggantung dan tidak dapat bersandar dengan nyaman. Pengujian Erkidz sebagai alternatif kursi duduk mendapatkan hasil yang cukup baik karena 85% pengguna merasa nyaman dengan kursi alternatif. Kelebihan yang dimiliki Erkidz adalah dapat diubah ukurannya (adjustable) menyesuaikan ukuran postur pengguna, serta menggunakan bantalan pada sandaran leher dan pantat sehingga mengurangi kelelahan siswa selama belajar dengan posisi duduk. Pada penelitian dilakukan pula edukasi posisi duduk yang benar sehingga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran orang tua maupun guru untuk memberikan rancangan yang tepat untuk kursi anak-anak
Copyrights © 2024