Hipertensi merupakan faktor risiko utama untuk terjadinya stroke. Masyarakat Pulau Osi yang menderita hipertensi sebanyak 49 orang dari 149 penduduk usia >50 tahun. Sulitnya akses kesehatan mendorong perlunya intervensi berbasis kearifan lokal, seperti pemanfaatan air laut hangat dan serai, serta program edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pola hidup sehat dan pencegahan penyakit seperti hipertensi dan stroke. Program ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang pola hidup sehat, deteksi dini hipertensi, serta mengajarkan pemanfaatan air laut hangat dan serai untuk menurunkan tekanan darah. Program pelaksanaan dimulai dengan tahap persiapan meliputi koordinasi dengan Pemerintah Dusun Pulau Osi dan Puskesmas Pembantu. Tahap pelaksanaan berlangsung pada 13-15 September 2024, dimulai penyuluhan, diikuti dengan demonstrasi pengukuran tekanan darah dan pemanfaatan air laut hangat dengan serai. Sebelum dan sesudah kegiatan, peserta dievaluasi baik pengetahui maupun ketrampilan untuk mengukur tekanan darah. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada peserta yang mencapai kategori "Sangat Baik" (dari 0% pada pretest menjadi 60% pada posttest), sementara peserta dalam kategori "Baik" menurun dari 70% menjadi 40%, dan tidak ada peserta dalam kategori "Cukup", menandakan perbaikan signifikan setelah penyuluhan. Tabel 2 menunjukkan perbaikan signifikan dalam keterampilan pengukuran tekanan darah, di mana semua peserta berhasil mencapai kompetensi yang diharapkan setelah penilaian ulang, dibandingkan dengan hanya 9 peserta yang kompeten sebelum penilaian ulang. Pelatihan yang diberikan berhasil menunjukkan efektivitas dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan masyarakat.
Copyrights © 2024