Stunting merupakan satu masalah gizi di Indonesia yang belum terselesaikan termasuk di Jawa Barat dan hingga saat ini menjadi masalah bersama yang harus diselesaikan. Berdasarkan data Pemantauan Status Gizi (PSG) di Indonesia angka prevalensi kejadian stunting dari tahun 2015, 2016, dan 2017 yaitu 29%, 27,5%, dan 29,6%. Angka kejadian tersebut belum bisa mencapai cut off points kejadian stunting di sebuah negara yaitu sebesar 20%. Meskipun telah ada berbagai Upaya untuk mengatasi masalah stunting di Indonesia, prevalensi masih cukup tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kapasitas kader posyandu dalam pencegahan stunting melalui program “Sedulur Sehat” di Desa Puspasari. Program ini melibatkan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan kepada kader posyandu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan pengetahuan kader tentang stunting dan gizi, serta meningkatkan partisipasi Masyarakat dalam kegiatan posyandu. Program “Sedulur Sehat” dapat menjadi model bagi program serupa daerah lain.
Copyrights © 2024