Dalam perkembangan industri manufaktur di setiap tahunnya terdapat faktor yang memengaruhi, salah satunya yang masih hangat dirasakan adalah efek dari pandemi covid-19. Bagian dari industri manufaktur adalah industri furnitur yang mengalami penurunan minat pembelian, hal ini karena kurangnya minat konsumen yang mengharuskan pembelian ke tempat secara langsung. Maka dari itu diperlukannya inovasi untuk mengatasi permasalahan yang sedang terjadi tersebut. Tujuan dari penulisan ini adalah perancangan aplikasi yang terintegrasi oleh augmented reality guna meningkatkan minat pembelian konsumen. Metode penulisan yang digunakan adalah ADDIE model dengan pengembangannya melalui ISD model. Sehingga hasil temuan dari penulisan ini berupa perancangan aplikasi yang mencakup tahapan: Analyze, Design, Development, Implement dan Evaluate. Batasan dalam penulisan kali ini mengenai fokus aplikasi yang masih memperkenalkan objek furnitur sesuai ketersediaan dari penjual. Sedangkan untuk implikasi berupa meningkatnya daya minat masyarakat terhadap pembelian furnitur, karena tidak mengharuskan konsumen datang langsung ke tempat. Kesimpulan dari penulisan ini adalah hadirnya aplikasi sebagai media promosi furnitur yang lebih inovatif. Saran untuk selanjutnya dapat dilakukan analisis menggunakan TAM model guna mengetahui penerimaan dari sistem aplikasi tersebut.
Copyrights © 2024