Prevalensi karies gigi pada anak usia 3-9 tahun masih tinggi meskipun mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Pelatihan kader kesehatan gigi di Posyandu dilakukan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan deteksi dini masalah kesehatan gigi. Pelatihan dilakukan melalui ceramah, tanya jawab, dan praktik langsung kepada kader Posyandu. Tahap persiapan meliputi survei tempat, penyusunan materi, dan peralatan yang dibutuhkan. Pelatihan mencakup edukasi tentang fungsi mulut, penyakit gigi, serta praktik deteksi karies dan radang gusi. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan kader. Hasil pre-test menunjukkan bahwa 24% kader mengetahui penyebab karies botol, yang meningkat menjadi 96% pada post-test. Pengetahuan tentang penggunaan alat sonde juga meningkat dari 44% menjadi 92%. Rata-rata pengetahuan kader sebelum pelatihan adalah 4,52 dan meningkat menjadi 8,20 setelah pelatihan. Pengetahuan secara signifikan berbeda dari sebelum dan setelah pelatihan dibuktikan dengan hasil uji beda p-value sebesar 0,000. Dampak pelatihan ini berhasil meningkatkan pengetahuan kader tentang pemeriksaan gigi sederhana dan kesadaran pentingnya program kesehatan gigi.
Copyrights © 2024