Latar Belakang: Indonesia dihadapkan pada masalah gizi ganda, yaitu kekurangan gizi dan kelebihan gizi, yang sering disebut sebagai IMT tidak normal. Beberapa faktor yang mempengaruhi IMT pada remaja meliputi pengetahuan, gaya hidup, tingkat stres, dan pola makan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi indeks massa tubuh pada remaja di SMK PGRI 1 Kota Sukabumi.Metode: Penelitian ini menggunakan korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini sebanyak 841 orang dengan sampel 271 remaja di SMK PGRI 1 Kota Sukabumi dengan teknik proportional random sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan presentase setiap kategori, analisis bivariat menggunakan uji chi-square dan analisis multivariat menggunakan regresi logistik.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pengetahuan, gaya hidup, tingkat stres, dan pola makan terhadap indeks massa tubuh (p < 0,05). Variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap indeks massa tubuh remaja adalah pengetahuan dengan Odds Ratio sebesar 2,461.Kesimpulan: Terdapat pengaruh pengetahuan, gaya hidup, tingkat stres, dan pola makan dengan indeks massa tubuh pada remaja serta terdapat variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap indeks massa tubuh pada remaja di SMK PGRI 1 Kota Sukabumi adalah variabel pengetahuan.
Copyrights © 2024