Rodiana, Ai Ana
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor-faktor yang mempengaruhi indeks massa tubuh pada remaja Rodiana, Ai Ana
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 5 No 1 (2024): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v5i1.1315

Abstract

Latar Belakang: Indonesia dihadapkan pada masalah gizi ganda, yaitu kekurangan gizi dan kelebihan gizi, yang sering disebut sebagai IMT tidak normal. Beberapa faktor yang mempengaruhi IMT pada remaja meliputi pengetahuan, gaya hidup, tingkat stres, dan pola makan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi indeks massa tubuh pada remaja di SMK PGRI 1 Kota Sukabumi.Metode: Penelitian ini menggunakan korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini sebanyak 841 orang dengan sampel 271 remaja di SMK PGRI 1 Kota Sukabumi dengan teknik proportional random sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan presentase setiap kategori, analisis bivariat menggunakan uji chi-square dan analisis multivariat menggunakan regresi logistik.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pengetahuan, gaya hidup, tingkat stres, dan pola makan terhadap indeks massa tubuh (p < 0,05). Variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap indeks massa tubuh remaja adalah pengetahuan dengan Odds Ratio sebesar 2,461.Kesimpulan: Terdapat pengaruh pengetahuan, gaya hidup, tingkat stres, dan pola makan dengan indeks massa tubuh pada remaja serta terdapat variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap indeks massa tubuh pada remaja di SMK PGRI 1 Kota Sukabumi adalah variabel pengetahuan.
Faktor-faktor yang mempengaruhi akses informasi pendidikan seksual di SMK PGRI I Kota Sukabumi Rodiana, Ai Ana
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v4i01.933

Abstract

Latar Belakang: Akses informasi pendidikan seksual sangat penting karena memiliki dampak langsung pada pembangunan individu yang sehat, baik secara fisik maupun mental. Keterbatasan akses terhadap informasi pendidikan seksual dapat mengakibatkan ketidaktahuan, ketidakmengertian, dan perilaku berisiko dalam hal kesehatan seksual. Menurut data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) tahun 2019, sekitar 29% remaja di Indonesia yang mendapatkan akses pendidikan seksual yang memadai. Maka dari itu, penting untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi akses informasi pendidikan seksual agar dapat mengembangkan strategi yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman di bidang ini. Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran pengetahuan, perilaku, media informasi, teman sebaya, dan lingkungan keluarga dalam memengaruhi akses informasi pendidikan seksual. Metode: Jenis penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi seluruh siswa SMK PGRI I Kota Sukabumi dengan sampel 237 orang. Pengambilan sampel menggunakan proporsional random sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner dan analisis statistik menggunakan chi-square dan regresi logistik. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh pengetahuan, perilaku, media informasi, teman sebaya dan lingkungan keluarga secara bivariat dan silmultan terhadap akses informasi pendidikan seksual dengan nilai p-value 0.000 (<0,05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh pengetahuan, perilaku, media informasi, teman sebaya dan lingkungan keluarga secara bivariat dan silmultan terhadap akses informasi pendidikan seksual siswa SMK PGRI I Kota Sukabumi.