Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana internalisasi nilai-nilai pendidikan Islam dalam falsafah hidup ulun Lampung pada masyarakat pepadun di kabupaten Lampung Tengah. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, dalam pendekatan fenomenologi dapat memungkinkan untuk mengungkap konsep religiusitas yang seharusnya ada dalam diri masyarakat pepadun. Peneliti menggunakan dua sumber data, yang pertama sumber data perimer melalui observasi dan wawancara mendalam kepada bupati Lampung Tengah, tokoh adat, tokoh pemuda adat, masyarakat pepadun, yang kedua sumber data sekunder yaitu melalui dokumentasi dan penelusuran internet. Teknik analisis data dilakukan dengan tiga langkah, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menyatakan bahwa : nilai-nilai pendidikan Islam relevan dengan falsafah hidup Lampung yaitu piil pesinggiri, bejuluk adek, nemui nyimah, nengah nyappur, dan sakai sambayan serta internalisasi dari nilai-nilai pendidikan Islam dalam falsafah hidup Lampung pada masyarakat pepadun yaitu terdapat dua faktor, faktor internal dan faktor eksternal.
Copyrights © 2023