Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana penerapan pembelajaran berbasis otak dapat meningkatkan minat peserta didik dalam menelaah pendidikan agama Islam. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian ulang lapangan dan metode kualitatif. Wawancara dengan guru agama Islam di SD Terpadu Ma'arif Gunungpring, observasi langsung pembelajaran di dalam dan di luar kelas, dan dokumentasi aktivitas yang dipergunakan untuk mengumpulkan data. Data penelitian ini berasal dari guru agama Islam dan siswa kelas VI SD Terpadu Ma'arif Gunungpring. Temuan pembahasan penelitian ini adalah penggunaan pembelajaran berbasis otak dalam pembelajaran pendidikan agama Islam telah dilakukan pada materi-materi tertentu yang relevan dengan siswa. Brain Based Learning merupakan suatu konsep perancangan pembelajaran yang difokuskan untuk memaksimalkan potensi otak siswa. Tiga strategi utama untuk menerapkan pembelajaran berbasis otak dapat dikembangkan. Pertama, menciptakan lingkungan belajar yang mendorong kemampuan berpikir siswa. Kedua, menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan. Ketiga, memberikan siswa lingkungan belajar yang aktif dan bermakna (pembelajaran aktif). Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis otak dapat meningkatkan minat belajar siswa.
Copyrights © 2022