Kurikulum belajar merdeka sudah diterapkan pada kelas I dan II, dan diterapkan secara bertahap dari kelas I hingga kelas IV. Kurikulum merdeka ini cukup fleksibel untuk diterapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menunjukkan kesulitan yang dihadapi guru saat menerapkan kurikulum merdeka pada siswa di kelas I dan II di SDIT Daarul Istiqlal. Penelitian ini menggunakan metodologi pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah guru dan kepala sekolah. Adapun teknik penelitian yang di gunakan adalah Observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dan pengujian keabsahan dengan menggunakan triangulasi teknik. Hasil Penelitian ini menemukan bahwa kurikulum merdeka memiliki kelebihan dan kekurangannya. Hasilnya menunjukkan bahwa guru tidak memahami bagaimana menerapkannya, kurangnya pemahaman tentang metode pembelajaran inovatif, kurangnya buku referensi tentang materi kurikulum merdeka, dan masalah manajemen waktu guru. Berdasarkan hasil ini, penelitian ini dapat menawarkan solusi yang tepat.
Copyrights © 2024