Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap simbolisme teks mantra dalam ritual pengobatan etnik Lembak di Kabupaten Bengkulu Tengah. Mantra sebagai bagian dari tradisi lisan masyarakat Lembak mengandung makna simbolis yang dipercaya memiliki kekuatan untuk mempengaruhi realitas fisik dan spiritual. Penelitian ini didasarkan pada asumsi bahwa simbol-simbol yang terkandung dalam teks mantra tidak hanya merepresentasikan aspek kebudayaan, tetapi juga berfungsi sebagai sarana komunikasi dengan kekuatan supranatural dalam proses penyembuhan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan para dukun, pelaku ritual pengobatan, serta pengamatan langsung terhadap pelaksanaan ritual penyembuhan. Analisis teks mantra dilakukan dengan menggunakan teori simbolisme untuk memahami makna dan fungsi simbol-simbol yang terdapat dalam teks tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap mantra dalam pengobatan etnik Lembak memiliki peran yang signifikan dalam menjaga keseimbangan antara tubuh, alam semesta, dan kekuatan ilahi. Mantra pertama hingga kelima dalam penelitian ini memperlihatkan bahwa setiap simbol yang digunakan, baik yang terkait dengan alam maupun entitas gaib, memiliki fungsi penyembuhan yang holistik. Mantra-mantra tersebut mencerminkan kepercayaan bahwa keseimbangan fisik dan spiritual harus dipulihkan agar pasien dapat mencapai kesembuhan total. Penelitian ini memiliki implikasi penting bagi pendidikan budaya dan kesehatan. Mantra dan simbolisme dalam pengobatan tradisional dapat digunakan sebagai bahan ajar untuk memperkenalkan siswa pada kekayaan budaya lokal dan memahami bagaimana tradisi spiritual memainkan peran penting dalam penyembuhan. Pendekatan holistik yang menekankan keseimbangan fisik dan spiritual juga dapat diintegrasikan dalam pengajaran ilmu kesehatan dan budaya.
Copyrights © 2024