Penggunaan e-money semakin populer, terutama di kalangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk memahami faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi mahasiswa di Surabaya untuk sering menggunakan e-money. Secara spesifik, penelitian ini menganalisis pengaruh faktor demografis (usia, pemasukan, pengeluaran, dan jenis kelamin) serta persepsi (kepercayaan, kemudahan, dan keamanan) terhadap frekuensi penggunaan e-money berbasis aplikasi. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada mahasiswa di Surabaya. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa dari sekian banyak faktor, hanya pengeluaran dan persepsi kemudahan yang secara signifikan mempengaruhi seberapa sering mahasiswa menggunakan e-money. Mahasiswa yang memiliki pengeluaran lebih tinggi dan mereka yang menganggap e-money mudah digunakan, cenderung lebih sering bertransaksi menggunakannya. Sementara itu, faktor-faktor lain seperti usia, pemasukan, jenis kelamin, serta persepsi kepercayaan dan keamanan tidak menunjukkan pengaruh yang berarti. Penelitian ini memberikan saran bagi penyedia layanan e-money untuk memprioritaskan strategi peningkatan kemudahan penggunaan dan menggali lebih lanjut faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi penggunaan e-money di kalangan mahasiswa.
Copyrights © 2024